Rukun Wakaf


1. Rukun Wakaf

Menurut madzhab Hanafi bahwa rukun wakaf hanya satu, yakni akad yang berupa ijab (pernyataan dari wakif), sedangkan qobul (pernyataan penerima wakaf) tidak termasuk rukun bagi ulama Hanafi, hal ini disebabkan akad tidak bersifat mengikat.

Menurut madzhab jumhur (Maliki, Syafi’i, Hambali), rukun wakaf ada empat, atau disebut unsur utama wakaf, yakni :

1. Wakif (orang yang berwakaf)

2. Maukuf ‘alaih (orang yang menerima wakaf)

3. Maukuf (benda yang diwakafkan)

4. Shigot

Pendapat yang sama juga ditemui dalam pendapat Jalaluddin Al-Mahalli, Ibnu Qosim Al-Ghozali, dan Muhammad Musthafa Tslaby.[1]

2. Syarat Wakaf

- Syarat Wakif

Orang yang mewakafkan disyaratkan cakap bertindak dalam membelanjakan hartanya. Kecakapan bertindak disini meliputi 4 macam kriteria, yaitu:

1. Merdeka.

2. Berakal sehat.

3. Dewasa.

4. Cerdas (pandai

Jalaluddin Al-Mahalli menambahkan, si wakif bebas berkuasa atas haknya serta dapat menguasai atas benda yang diwakafkan.[2]

- Syarat Mauquf ‘Alaih

Mauquf ‘Alaih yaitu orang atau badan hukum yang berhak menerima harta wakaf. Adapun syarat-syaratnya ialah:

1. Harus dinyatakan secara tegas pada waktu mengikrarkan wakaf, kepada siapa/apa ditujukan wakaf tersebut.

2. Tujuan wakaf itu harus untuk ibadah

- Syarat Mauquf

Benda-benda yang diwakafkan dipandang sah apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

1) Abadi untuk selama-lamanya

2) Benda yang diwakafkan harus tetap zatnya, dan dapat dimanfaatkan untuk jangka lama

3) Jelas wujudnya. Bila tanah harus jelas batasannya

4) Bisa benda bergerak atau benda tidak bergerak

- Syarat Shighat

Shigot adalah pernyataan wakif sebagai tanda penyerahan barang atau benda yang diwakafkan, dapat dilakukan secara lisan atau tulisan. Dengan pernyataan itu, maka tinggallah hak wakif terhadap benda tersebut.

Shigot juga mempunyai syarat tertentu, yakni shigot itu tidak digantungkan, tidak diiringi syarat tertentu, jelas dan terang, tidak menunjukkan atas waktu tertentu atau terbatas dan tidak mengandung pengertian untuk mencabut kembali terhadap wakaf yang diberikan.

Disamping rukun-rukun wakaf tersebut diatas ada pula syarat-syarat sahnya suatu perwakafan benda atau harta seseorang.

Syarat-syarat itu adalah sebagai berikut :

1. Wakaf tidak dibatasi dengan waktu tertentu sebab perbuatan wakaf berlaku untuk selamanya.[3]

2. Tujuan wakaf harus jelas, tanpa menyebutkan tujuannnya secara jelas perwakafan tidaklah sah. Namun demikian, apabila seorang wakif menyerahkan harta atau bendanya kepada suatu badan hukumm tertentu yang sudah jelas tujuan dan usahanya, wewenang untuk penentuan tujuan wakaf itu berada pada badan hukum yang bersangkutan.[4]

3. Wakaf harus segera dilaksanakan setelah dinyatakan oleh yang mewakafkan tanpa digantungkan pada peristiwa-peristiwa yang akan terjadi dimasa yang akan datang, sebab pernyataan wakaf mengakibatkan lepasnya hak milik bagi yang mewakafkan.[5]

4. Wakaf merupakan perkara wajib yang wajib dilaksanakan tanpa adanya hak khiyar(membatalkan atau melangsungkan wakaf yang telah dinyatakan), sebab pernyataan wakaf berlaku seketika dan untuk selamanya.[6]

5. Saksi

6. Pencatatan wakaf

[1] Abdul Halim, MA. Hukum Perwakafan Di Indonesia, Ciputat Press 2005. hal 17

[2] ibid

[3] Dr. H. Hendi Suhendi, M.Si, Fiqih Mu’amalah, PT. Rajagrafindo Persada, Jakarta,2002. hal. 242

[4] Muhammad daud Ali, Sistem Ekonomi Islam Zakat dan Wakaf, Universitas Indonesia Press, 2006 hal 88

[5] Dr. H. Hendi Suhendi, M.Si, op-cit. hal 243

[6] Drs, Ahmad Rofiq, MA, Hukum Islam Di Indonesia, PT. Rajagrafindo Persada, Jakarta,2003. hal 501
Tanda Malam Lailatul Qodar

Tanda Malam Lailatul Qodar

Segala puji  bagi Allah atas berbagai macam nikmat yang Allah berikan. Shalawat dan salam atas suri tauladan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada keluarganya dan para pengikutnya.
Semua pasti telah mengetahui keutamaan malam Lailatul Qadar. Namun, kapan malam tersebut datang? Lalu adakah tanda-tanda dari malam tersebut? Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk mendapatkan malam yang keutamaannya lebih baik dari 1000 bulan.

Keutamaan Lailatul Qadar
Saudaraku, pada sepertiga terakhir dari bulan yang penuh berkah ini terdapat malam Lailatul Qadar, suatu malam yang dimuliakan oleh Allah melebihi malam-malam lainnya. Di antara kemuliaan malam tersebut adalah Allah mensifatinya dengan malam yang penuh keberkahan. Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ (3) فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ (4)
“Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi. dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad Dukhan [44] : 3-4). Malam yang diberkahi dalam ayat ini adalah malam lailatul qadar sebagaimana ditafsirkan pada surat Al Qadar. Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1)
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.” (QS. Al Qadar [97] : 1)
Keberkahan dan kemuliaan yang dimaksud disebutkan dalam ayat selanjutnya,
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadar [97] : 3-5)
Kapan Malam Lailatul Qadar Terjadi?
Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)
Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)
Terjadinya lailatul qadar di tujuh malam terakhir bulan ramadhan itu lebih memungkinkan sebagaimana hadits dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ – يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ – فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى
Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa. (HR. Muslim)
Dan yang memilih pendapat bahwa lailatul qadar adalah malam kedua puluh tujuh sebagaimana ditegaskan oleh Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu. Namun pendapat yang paling kuat dari berbagai pendapat yang ada sebagaimana dikatakan Ibnu Hajar dalam Fathul Bari bahwa lailatul qadar itu terjadi pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir dan waktunya berpindah-pindah dari tahun ke tahun. Mungkin pada tahun tertentu terjadi pada malam kedua puluh tujuh atau mungkin juga pada tahun yang berikutnya terjadi pada malam kedua puluh lima tergantung kehendak dan hikmah Allah Ta’ala. Hal ini dikuatkan oleh sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى تَاسِعَةٍ تَبْقَى ، فِى سَابِعَةٍ تَبْقَى ، فِى خَامِسَةٍ تَبْقَى
Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan pada sembilan, tujuh, dan lima malam yang tersisa.”  (HR. Bukhari)
Catatan : Hikmah Allah menyembunyikan pengetahuan tentang terjadinya malam lailatul qadar di antaranya adalah agar terbedakan antara orang yang sungguh-sungguh untuk mencari malam tersebut dengan orang yang malas. Karena orang yang benar-benar ingin mendapatkan sesuatu tentu akan bersungguh-sungguh dalam mencarinya. Hal ini juga sebagai rahmat Allah agar hamba memperbanyak amalan pada hari-hari tersebut dengan demikian mereka akan semakin bertambah dekat dengan-Nya dan akan memperoleh pahala yang amat banyak. Semoga Allah memudahkan kita memperoleh malam yang penuh keberkahan ini. Amin Ya Sami’ad Da’awat.
Tanda Malam Lailatul Qadar
[1] Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء
Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi.  Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh /terpercaya)
[2] Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.
[3] Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.
[4] Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,”Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim) (Lihat Shohih Fiqh Sunnah II/149-150)
Semoga Allah memudahkan kita untuk meraih malam tersebut. Amin Yaa Mujibas Saailin.
Artikel ini masih berlanjut pada pembahasan “Menanti Malam 1000 Bulan“, insya Allah.

***
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal


Sumber : https://rumaysho.com/489-mengenal-tanda-tanda-malam-lailatul-qadar.html
Doa dan Niat Zakat Fitrah

Doa dan Niat Zakat Fitrah

Lafal-lafal Niat Zakat Fitrah
Seluruh amal ibadah harus melibatkan niat. Bukan hanya ibadah wajib tapi juga ibadah sunnah. Niat merupakan bagian dari penentu sah atau tidaknya suatu amalan. Tak terkecuali pada pelaksanaan zakat fitrah yang wajib ditunaikan oleh setiap individu Muslim, baik laki-laki, perempuan, dewasa, anak-anak, merdeka, atapun hamba sahaya.

Niat adalah iktikad tanpa ragu untuk melaksanakan sebuah perbuatan. Meski niat adalah urusan hati, melafalkannya (talaffudh) akan membantu seseorang untuk menegaskan niat tersebut. Talaffudh berguna dalam memantapkan iktikad karena niat terekspresi dalam wujud yang konkret, yaitu bacaan atau lafal.

Berikut beberapa lafal niat zakat fitrah dalam bahasa Arab:

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Saat menerima zakat fitrah, seorang penerima disunnahkan mendoakan pemberi zakat dengan doa-doa yang baik. Doa bisa dilafalkan dengan bahasa apa pun. Di antara contoh doa tersebut adalah seperti di bawah ini:

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

“Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”

(Mahbib) 
Lafal-lafal Niat Zakat Fitrah
Seluruh amal ibadah harus melibatkan niat. Bukan hanya ibadah wajib tapi juga ibadah sunnah. Niat merupakan bagian dari penentu sah atau tidaknya suatu amalan. Tak terkecuali pada pelaksanaan zakat fitrah yang wajib ditunaikan oleh setiap individu Muslim, baik laki-laki, perempuan, dewasa, anak-anak, merdeka, atapun hamba sahaya.

Niat adalah iktikad tanpa ragu untuk melaksanakan sebuah perbuatan. Meski niat adalah urusan hati, melafalkannya (talaffudh) akan membantu seseorang untuk menegaskan niat tersebut. Talaffudh berguna dalam memantapkan iktikad karena niat terekspresi dalam wujud yang konkret, yaitu bacaan atau lafal.

Berikut beberapa lafal niat zakat fitrah dalam bahasa Arab:

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Saat menerima zakat fitrah, seorang penerima disunnahkan mendoakan pemberi zakat dengan doa-doa yang baik. Doa bisa dilafalkan dengan bahasa apa pun. Di antara contoh doa tersebut adalah seperti di bawah ini:

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

“Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”

Allah Bayar Kontan! Usai Sumpahi Amien Rais Stroke, Frans Thamura Koma Pecah Pembuluh Darah Otak


[PORTAL-ISLAM] Seorang pendukung Ahok, Frans Thamura dikabarkan koma usai mengunggah status di akun facebook-nya yang menyumpahi Tokoh Reformasi 1998 Amien Rais, terkait tuduhan jaksa KPK pada kasus korupsi alat kesehatan (alkes) dengan terdakwa mantan Menteri Kesehatan Siti Fadila Supari.

Dalam status yang diunggah ke facebooknya, Kamis (1/6), Frans menulis:

�Nah�.kapan di tangkap.. dosa buay buku ahok korupsi, satu negara.nunggu dikau, stroke mokat atau bui�.

Nah....kapan di tangkap.. dosa buay buku ahok korupsi, satu negara.nunggu dikau, stroke mokat atau bui
Dikirim oleh Frans Thamura pada 31 Mei 2017


Status fb Frans ini mengomentari berita tentang Amien Rais berjudul "KPK: Dana Alkes Siti Fadilah Ditransfer ke Rekening Amien Rais".

Namun dua hari setelahnya, sebuah akun facebook lainnya, Timmy Timmy (Timmy Theopelus) mengabarkan jika Frans Thamura mengalami koma setelah pecah pembuluh darah otak. Dari status yang diunggah Timmy pada Sabtu (3/6) malam, menceritakan kondisi Frans yang mengalami koma sejak Jumat (2/6) malam, atau PERSIS 1 HARI USAI SUMPAHI AMIEN RAIS.

�Pray for Frans Thamura, director Meruvian. Koma sejak kemarin malam, saat ini sdg di operasi. Pecah pembuluh darah otak.
Semoga beliau diberi kesembuhan dan bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala�..
More info bisa japri ke mas Mualim Gendeng yang terus keep contact dgn Team nya di Jakarta�.

Dalam unggahannya, Timmy menyertakan foto Frans yang sedang terbaring menggunakan alat bantuan pernafasan dan juga nomor rekening dari istri Frans untuk menggalang bantuan dana pengobatan.

Dari penelusuran di akun fbnya, status-status Frans Thamura menyiratkan kebencian kepada tokoh-tokoh Islam.

Dalam statusnya pada 31 Mei, Frans menulis menyindir Habib Rizieq "Cabul itu bagian dari ibadah kah sekarang.. #gagalpaham".

Frans juga menulis di fb-nya: "Makar!!! Siapa.yg 212 ikutan. Mampus lo, hahha emang enak..,"

Kini, seperti dikabarkan Timmy Timmy, direktur Meruvian ini terbaring koma.

Setelah menyumpahi Amien Rais kena "stroke", melecehkan Habib Rizieq "cabul bagian ibadah", mengatakan "Mampus" pada alumni 212... Allah balas kontan.

????? ?????????? ????????? ????????? ??????? ????? ??????????????

"...kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta." (QS Ali Imran: 61) 

Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.


GUS NUR Berbalik Dukung HABIB RIZIEQ, Ingatkan AHOKER PEMFITNAH HRS Akan Hancur Oleh MUBAHALAH


[PORTAL-ISLAM] Gus Nur, yang dulunya mendukung Ahok dan membenci Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, Alhamdulillah... sekarang sudah berbalik mendukung Habib Rizieq.

Dulu Gus Nur sampai menyatakan: "Indonesia Tidak Butuh Habib Rizieq".

Tapi setelah kasus penghinaan Al Maidah ayat 51 oleh Ahok, pandangan Gus Nur berubah.

Dan saat FITNAH menimpa Habib Rizieq Shihab (HRS) dengan kasus "chat" porno, Gus Nur menyampaikan para pemfitnah HRS harus hati-hati akibat tantangan MUBAHALAH Habib Rizieq.

"Habib Rizieq sudah melakukan Mubahalah. SUMPAH DEMI ALLAH, Siapapun dirimu, mau Kapolri, mau Kapolda, apalagi (ahoker) cuma kuli bangunan, maka hancur hidupmu. 7 turunan kalian akan celaka," tegas Gus Nur dalam video yang ditayangkan di Youtube.


TIDAK PERCAYA DENGAN MUBAHALAH? MAU BUKTI?

Sudah mulai ada BUKTI, salah satunya Frans Thamura yang Koma pecah Pembuluh Darah Otak yang sebelumnya menghina HRS dengan omongannya ""Cabul itu bagian dari ibadah kah sekarang.. #gagalpaham"."

Gus Nur mengingatkan: "Gak kasian keluargamu? gak kasin anakmu? gak kasian istrimu? Ikut-ikutan menghina memfitnah Habib Rizieq?"

Selengkapnya video GUS NUR:

Setelah 4 Tahun Dipenjara Rezim As-Sisi, Mursi Tegaskan Tidak Ada Perdamaian Dengan Rezim Kudeta


CAIRO - Presiden sah Mesir Muhammad Mursi yang dikudeta oleh As-Sisi pada 3 Juli 2013 dan dijebloskan dalam penjara, akhirnya bisa ditemui oleh keluarganya. 

Setelah 4 tahun disekap oleh rezim As-Sisi akhirnya kemarin (Ahad, 4 Juni 2017) istri dan anak beserta pengacara diizinkan menemui Mursi.

Alhamdulillah kesehatan Mursi dikabarkan cukup baik, dan beliau tegaskan istiqomah dengan cita-cita Revolusi Rakyat Mesir 25 Januari.

Mursi mengatakan tidak ada perdamaian dengan rezim kudeta, kalau ada yang bilang damai mengatasnamakan Mursi itu bohong. Dia menghimbau rakyat Mesir untuk terus melakukan perlawanan denga damai dan bertahan dengan cita-cita revolusi 25 Januari.

Pertemuan pertama dengan Mursi tadi membuka banyak hal, terutama agenda Penentang Kudeta di Mesir ke depan.

Sejak Mursi ditahan dan dilarang bertemu siapa pun banyak issue liar (HOAX) yang disebar, termasuk kemungkinan IM "berdamai" dengan rezim kudeta.

Salah satu sebab susahnya penentang kudeta untuk solid adalah issue liar yang disengaja disebar dan mengatasnamakan presiden Mursi.



Termasuk perbedaan pendapat di barisan IM dalam merespon rezim kudeta yang semakin represif. Kondisi ini sengaja diciptakan.

Sampai hari ini Mursi masih sebagai panglima tertinggi revolusi Januari. Seandainya dia menyerah maka revolusi kandas.

Info yang didapat dari Mursi tadi mengonfirmasi bahwa issue yang selama ini beredar termasuk oleh beberapa Qiyadah IM bohong.

Mursi tegaskan bahwa revolusi terus berlanjut dan tidak ada yang berwenang menghentikan apalagi dengan mengatasnamakan dirinya.

Ujian yang dihadapi IM di Mesir maha berat memang, tapi itu konsekuensi sebagai organisasi induk dakwah. Mereka kuat dan istiqomah.

(@hasmi_bakhtiar)

***

Muhammad Mursi memenangkan Pilpres pertama paling demokrtais di Mesir pada 24 Juni 2012 pasca Revolusi Mesir yang digalang sejak 25 Januari 2011. Mursi adalah Ketua Umum FJP (Partai IM) yang juga menang dalam Pileg yang digelar sebelumnya.

Setelah 4 Tahun Dipenjara Rezim As-Sisi, Mursi Tegaskan Tidak Ada Perdamaian Dengan Rezim Kudeta


[PORTAL-ISLAM.ID] CAIRO - Presiden sah Mesir Muhammad Mursi yang dikudeta oleh As-Sisi pada 3 Juli 2013 dan dijebloskan dalam penjara, akhirnya bisa ditemui oleh keluarganya.

Setelah 4 tahun disekap oleh rezim As-Sisi akhirnya kemarin (Ahad, 4 Juni 2017) istri dan anak beserta pengacara diizinkan menemui Mursi.

Alhamdulillah kesehatan Mursi dikabarkan cukup baik, dan beliau tegaskan istiqomah dengan cita-cita Revolusi Rakyat Mesir 25 Januari.

Mursi mengatakan tidak ada perdamaian dengan rezim kudeta, kalau ada yang bilang damai mengatasnamakan Mursi itu bohong. Dia menghimbau rakyat Mesir untuk terus melakukan perlawanan denga damai dan bertahan dengan cita-cita revolusi 25 Januari.

Pertemuan pertama dengan Mursi tadi membuka banyak hal, terutama agenda Penentang Kudeta di Mesir ke depan.

Sejak Mursi ditahan dan dilarang bertemu siapa pun banyak issue liar (HOAX) yang disebar, termasuk kemungkinan IM "berdamai" dengan rezim kudeta.

Salah satu sebab susahnya penentang kudeta untuk solid adalah issue liar yang disengaja disebar dan mengatasnamakan presiden Mursi.

Termasuk perbedaan pendapat di barisan IM dalam merespon rezim kudeta yang semakin represif. Kondisi ini sengaja diciptakan.

Sampai hari ini Mursi masih sebagai panglima tertinggi revolusi Januari. Seandainya dia menyerah maka revolusi kandas.

Info yang didapat dari Mursi tadi mengonfirmasi bahwa issue yang selama ini beredar termasuk oleh beberapa Qiyadah IM bohong.

Mursi tegaskan bahwa revolusi terus berlanjut dan tidak ada yang berwenang menghentikan apalagi dengan mengatasnamakan dirinya.

Ujian yang dihadapi IM di Mesir maha berat memang, tapi itu konsekuensi sebagai organisasi induk dakwah. Mereka kuat dan istiqomah.

(@hasmi_bakhtiar)

***

Muhammad Mursi memenangkan Pilpres pertama paling demokrtais di Mesir pada 24 Juni 2012 pasca Revolusi Mesir yang digalang sejak 25 Januari 2011. Mursi adalah Ketua Umum FJP (Partai IM) yang juga menang dalam Pileg yang digelar sebelumnya.


Muslimah, Hijab, dan Prestasi

Muslimah, Hijab, dan Prestasi

Lupakan aja soal remaja yang katanya cerdas dan bernas cara berpikirnya. Sehingga banyak orang terpesona dengan rangkaian kata dan kalimatnya yang luar biasa untuk anak SMA. Itu lho, yang nulis kalo agama itu warisan. Muter-muter gunakan kata dan kalimat menarik, ujung-ujungnya nulis kalo semua agama itu sama. Ih, nggak sama atuh! Cuma Islam yang benar.

Hehehe… Tapi sori lah, kalo yang disampaikan itu sampah, meski dikemas sebaik mungkin tetap saja sampah. Mereka yang menganggapnya bagus, berarti cara berpikirnya sama dengan isi tulisan tersebut. Ya iyalah mana mungkin orang beriman (termasuk remaja yang beriman) dengan benar dan baik menulis seperti itu atau memuji-muji isi tulisan tersebut. Betul nggak?

Eh, tapi saya nggak bakalan bahas tentang si dia itu, tapi mau bahas yang bermanfaat aja. Insya Allah. Apa itu? Ini dia!

Sobat gaulislam yang insyaallah muslim dan muslimah sejati pasti udah pada tahu sama salah satu ajang kecantikan yang lagi diselenggarain ini, Sunsilk Hijab Hunt. Dari awal diadain sampai sekarang, muslimah yang mengikuti ajang ini makin banyak. Dikutip dari blognya langsung, katanya sih, acara ini bukan sekadar kontes wanita berhijab biasa. Loh, kok bisa?

Well, kriteria penilaiannya itu bukan cuma cantik, tapi berkepribadian dan harus memiliki bakat. Selain itu, tujuan ajang ini juga memacu muslimah yang berhijab supaya bisa mengeksplorasi dan ngegali lagi potensi dirinya. Katanya sih, supaya hijab para muslimah nggak lagi jadi penghalang buat bisa berkarya dan jadi inspirasi.

Sama halnya kayak Sunsilk Hijab Hunt, ajang kecantikan Miss Indonesia juga lagi berlangsung, loh. Pasti kamu juga tahu dong, sama ajang yang satu ini. Ya iyalah, kan disiarin secara langsung di salah satu stasiun tivi swasta Indonesia. Kayaknya nih, ajang Miss Indonesia tuh bergengsiiii… banget.

Soalnya kalo berhasil jadi pemenang bakal dikirim buat ngewakilin Indonesia di ajang Miss World. Belum lagi bakalan jadi duta sosial buat UNICEF. Wuih, wuih, pasti hebat banget, deh, pemenangnya. Hehehe.. sayangnya ukuran hebat ini menurut ukuran hawa nafsu, bukan syariat.

Duh, kayaknya ajang-ajang semacam ini banyak banget, ya? Soalnya lokal tiap daerah aja ada. Contohnya sih, ajang Moka (Mojang-Jajaka) di Jawa Barat dan Abang-None Jakarta itu. Bedanya, tujuan Moka dan Abang-None itu buat mempertahankan kebudayaan yang ada di daerahnya. Walaupun pasti ada ukuran khusus, yakni tampilannya menarik. Ya, sama aja sih jadinya. Ganteng or cantik jadi prioritas, apalagi jika ditambah piter . Kasihan ya, prestasinya diukur dari kriteria begituan.


Selalu ada negatifnya
Emh, bagus-bagus sih, tujuan dari ajang-ajang itu diadakan. Mulai dari bisa jadi inspirasi banyak orang, menjaga kesenian dan kebudayaan daerah, pelopor kegiatan sosial dan sebagainya. Terlebih, ajang semacam ini juga bisa ngajak orang-orang buat berpikir terbuka untuk berkarya dan mengukir prestasi.

Tapi, di balik sisi positif, selalu ada negatifnya. Pada intinya, semua ajang ini mengutakan 3B. Beauty, brain, behavior. Yah, kok cantik dijadiin kriteria penilaian? Cantik kan relatif. Lagian yang namanya perempuan pasti cantik, masa ganteng. Ada-ada aja, deh, kriteria penilaiannya. Belum lagi harus pintar dan berbakat. Berarti kalo ngga punya bakat ngga boleh ikutan, dong? Udah gitu harus satu paket: cantik, pinter, dan berkepribadian. Ck..ck…ck… (nggak kebayang kalo yang pinter dan baik attitude-nya tapi penampilannya nggak menarik. Pasti nggak menang tuh! Atau malah tersisih di audisi awal?)

Sobat gaulislam, coba perhatiin deh, peserta-peserta yang terdaftar. Ada nggak sih yang tetap menjalankan kewajibannya sebagai muslimah? Yang tetap berkerudung dan menutup aurat, nggak berpakaian ketat dan menjaga kehormatannya sebagai muslimah?
Bukannya jadi tempat unjuk bakat, ajang kayak gini malah jadi tempat buat pamer aurat dan menghilangkan kehormatan, juga rendahkan harga diri seorang muslimah.

Kamu pasti udah pada tahu dong, kalo seorang muslimah itu harus menutup aurat. Bukan malah memamerkannya. Contohnya aja ajang Sunsilk Hijab Hunt, walaupun ada embel-embel hijabnya dan semua peserta yang daftar berhijab, tapi kebanyakan dari mereka berpakaian tidak sesuai dengan perintah agama. Begitu juga ajang Putri Indonesia, Moka Jawa Barat dan Abang None Jakarta.

Pake bajunya ada yang ketat, malah ada yang pake celana. Atau pake baju atasan yang panjang tangannya cuman sepertiga aja. Ckckck…. Padahal, kan Islam memerintahkan buat mengulurkan kainnya ke seluruh tubuh, kayak yang dijelasin di al-Quran surat al-Ahzab ayat 59 yang artinya: “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

So, berdasar dari ayat itu, berarti kan seharusnya muslimah memakai baju luar berupa jilbab atau yang biasa disebut gamis. Bukannya malah pake setelan (atasan dan bawahan), pakaian yang nge-press di badan, atau yang tembus pandang. Apalagi malah pake celana panjang! (eits, celana panjang boleh dipake asalkan untuk daleman, luarnya tetap jilbab—yang mirip gamis itu).
Allah subhanahu wa taala udah ngelarang perempuan buat menyerupai laki-laki dan laki-laki menyerupai perempuan. Celana itu, jadi ciri khas laki-laki, dan sebagai seorang muslimah seharusnya nggak memakai celana panjang sebagai pakaian luar, soalnya bisa menyerupai laki-laki meskipun modelnya itu beda.

Belum lagi kerudung yang dipake para muslimah. Kebanyakan dari peserta ‘memodifikasi’ kerudungnya dengan melilit-lilitkannya kayak punuk unta. Atau diangkat-angkat sampe nggak nutupin dada.

Padahalkan kerudung (atau dalam bahasa Arab disebut khimar) itu fungsinya buat nutupin dada (termasuk punggung), kayak yang dijelasin di al-Quran surat an-Nuur ayat 31 yang artinya: “…. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka….”
Nah, dari surat al-Ahzab ayat 59 dan an-Nuur ayat 31 udah jelas banget kalo seorang muslimah sejati itu harusnya pake pakaian yang terulur menutupi tubuh kayak gamis (jilbab), dan pake kerudung yang nutupin dada.

Sobat gaulislam, selain sebagai ajang pamer aurat, kamu percaya gak sih, kalo ajang kayak gini juga bisa menghilangkan kehormatan dan harga diri seorang muslimah? Bagi kamu yang masih nggak percaya, aku jelasin, deh!

Pamer aurat yang dilakuin para peserta itu, berarti kan, memperlihatkan apa yang seharusnya nggak boleh dilihatin ke orang banyak. Hanya dengan hal itu aja, udah menghilangkan kehormatan dan harga diri. Belum lagi, unjuk bakat yang dilakuin peserta seperti menari, berjalan di atas catwalk dan sebagainya, pasti ada aja gerakan yang meliukkan badan. Nah, gerakan ini bisa memancing ketertarikan yang berbahaya bagi lawan jenis dan pastinya merusak kehormatan seorang perempuan.


Sekali dayung, dapet banyak!
Nih, aku kasih tau ya, dalam agama kita tercinta, Islam, ada peraturan-peraturan berupa perintah dari Allah yang harus dipatuhi. Dan selalu ada alasan di balik perintah yang Allah subhanahu wa taala berikan. Alasan itu akan bermanfaat dan berguna buat siapa aja yang menjalankannya. Manfaat yang didapet selain bersifat akhirat kayak nambah pahala, menjauhkan dari siksa neraka dan sebagainya, tapi juga bersifat dunia. Duh, ini mah sekali dayung dua tiga pulau terlampaui!
Hmm… tanpa mengikuti ajang-ajang semacam ini, kamu juga masih bisa, kok, berprestasi dan berkarya. Yang lebih penting, muslimah juga bisa tetap tunduk sama perintah Allah buat ngejaga aurat, pake busana muslimah dan terjaga kehormatan dan harga dirinya tapi tetap berkarya dan berprestasi buat kemashlahatan umat.

Sobat gaulislam yang insyaallah muslim dan muslimah sejati, ajang-ajang semacam Sunsilk Hijab Hunt, Miss Indonesia, Moka Jawa Barat, Abang None Jakarta dan sejenisnya memang memberikan manfaat yang beragam buat diri sendiri dan banyak orang. Tapi itu cuma bersifat dunia aja. 

Kenapa? Karena banyak perintah agama yang terabaikan dengan adanya ajang-ajang ini.
Percuma dong, kalo susah-susah berusaha tapi yang diusahain cuma bersifat dunia. Udah gitu, yang bersifat akhirat belum tentu didapetin. Padahal kalo kita ngejar akhirat, dunia pasti juga bakalan kegenggam. So, nggak masalah kok buat ninggalin semua kriteria penilaian menjadi perempuan yang seperti ajang ini atau ajang itu. Karena semua itu cuma penilaian juri di ajang lomba aja. Jurinya manusia, dan yang nggak taat syariat. Bahaya!

Padahal kan, prestasi terbaik bukan dinilai dari ajang apa yang diikutin. Tapi sebaik apa atau seberapa besar ketakwaan kita terhadap Allah subhanahu wa taala.


Hadiah yang lebih ‘WAH’!
Sobat gaulislam, ajang lomba semacam Sunsilk Hijab Hunt, Miss Indonesia, Moka Jawa Barat, Abang None Jakarta dan sejenisnya mungkin keliatan menguntungkan. Tapi, bisa jadi itu malah ngejauhin baik Bro yang insyaallah muslim sejati ataupun Sis yang insyaallah muslimah sejati dari mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Apalagi dalam hal ngejaga kehormatan dan juga harga diri seorang muslimah.

So, daripada terjerumus semakin dalam, yuk kita mulai beralih ke kriteria penilaian menjadi seorang muslimah yang benar, baik dan sejati. Yang bakal nilai bukan manusia, loh, tapi langsung Allah Ta’ala yang menilai!
Dan hadiah yang didapet bakal berjuta kali lebih banyak dan lebih ‘WAH’ dari hadiah yang didapet di ajang perlombaan.
Surga, loh, surga! [Zadia “willyaaziza” Mardha]
source: gaulislam.com
Jawaban Raja Arab Saudi tentang Palestina Ini Membuat Presiden Perancis Speechless

Jawaban Raja Arab Saudi tentang Palestina Ini Membuat Presiden Perancis Speechless



Islamedia – Pada masa kepemimpinan Raja Faisal Bin Abdul Aziz, Arab Saudi merupakan negara yang sangat keras menentang penjajahan Zionis Israel atas bangsa Palestina. Dalam berbagai kesempatan di forum-forum Internasional, Raja Faisal secara Istiqomah memperjuangkan hak-hak warga Palestina.
Berikut ini salah satu dialog antara Raja Faisal Bin Abdul Aziz dengan Presiden Perancis Charles de Gaulle tentang Palestina. Dalam dialog ini Raja Faisal dengan sangat tegas menyatakan pembelaan terhadap Palestina dan gaya bahasanya yang sangat lugas membuat Presiden Charles kehilangan kata-kata (speechless).
Presiden Charles : “Kami dengar Tuan Raja ingin sekali menendang Israel ke laut, sementara keberadaan Israel ini sudah menjadi sebuah realita yang harus diterima, dan tidak seorangpun di dunia ini boleh menolak keberadaannya“.
Raja Faisal Menjawab : “Saya benar-benar heran dengan pernyatanmu itu tuan Presiden. Hitler pernah menduduki Paris, dan pendudukan itu sudah menjadi realita yang harus diterima. waktu itu seluruh Prancis sudah menyerah kalah dan bertekuk lutut. Tapi waktu itu anda tidak menyerah dan terus berjuang melawan apa yang tadi anda sebut sebagai sebuah realita yang harusnya anda terima begitu saja, sampai akhirnya anda sukses. Baik anda maupun bangsa anda tidak pernah mau menerima sebuah realita yang sudah terjadi. Makanya saya sangat heran ketika anda meminta saya untuk menyerah begitu saja menerima realita israel ini. Anda sudah pernah merasakan bagaimana bangsa lemah dijajah oleh bangsa kuat, wahai Tuan Presiden“.
Kagum dan kaget mendapatkan jawaban super telak tersebut, Presiden Charles de Gaulle menurunkan intonasi bicaranya: “tetapi wahai tuan raja, orang-orang yahudi mengatakan bahwa Palestina adalah tanah leluhur asli mereka, dan nenek moyang senior mereka dilahirkan disana“.
Raja Faisal menjawab, “Tuan Presiden, saya masih belum bisa memahami anda, bukankah anda orang yang taat beragama dan mengimani kitab suci anda. Tentunya anda senantiasa membaca kitab suci anda. Anda tentunya pernah membaca bahwa yahudi datang dari Mesir lalu mereka menyerang Palestina, membakar kota-kota, membunuh anak-anak dan wanita, lalu menaklukkan Palestina. Bagaimana mungkin anda bisa mengatakan bahwa Palestina adalah tanah leluhur mereka? Palestina adalah tanah asli suku Arab Kan’an, dan yahudi adalah penjajah. Itu yang tertulis dalam alkitab anda. Dan anda ingin mengembalikan penjajahan yan pernah diwujudkan Yahudi pada 4000 tahu yang lalu, tapi kenapa anda tidak ingin mengembalikan penjajahan Roma terhadap Prancis yang baru saja terjadi pada 3000 tahun yang lalu? Apakah kita harus menata ulang peta dunia demi kepentingan yahudi, tetapi kita tidak mau menata ulang peta dunia untuk kepentingan Roma? Anda juga tentunya belum lupa, kalau kami Muslim Arab pernah menduduki Selatan Prancis selama 200 tahun, sementara yahudi kuno menduduki Palestina cuma 70 tahun doang lalu kembali terusir kelaur Palestina“.
tapi yahudi mengklaim bahwa nenek moyang mereka terlahir disana!“, balas Presiden Charles.
Anda ini benar-benar aneh. sekarang di paris ada 150 kedutaan asing. Mayoritas Dubes-Dubes dan para Diplomat sempat melahirkan anak-anaknya di Paris. Kalau suatu saat anak-anak kelahiran Paris itu datang ke Prancis dan menuntut anda untuk meninggalkan negeri ini untuk diduduki oleh mereka yang pernah terlahir di Paris, maka akan seperti apa nasib Paris? Paris akan menjadi milik siapa?“.
Presiden Charles terdiam! Lalu dengan suara yang berat, Presiden Charles berkata, “ok, sekarang baru saya mengerti permasalahan Palestina yang sesungguhnya“. Selanjutnya Prancis menyetop senjata yang dipasok ke Israel yang saat itu dipasok oleh Prancis.
dikutip dari shasha.ps dan dialihbahasakan oleh Ustadz Syafruddin.
[islamedia/mh]

Pernah Hutang Riba 2,1 Miliyar, Inilah 8 Langkah Cara Melunasinya

Inilah 8 Langkah untuk Bebas dari Jeratan Utang dan Riba
Islamedia – Pengusaha sukses asal Yogyakarta bernama Saptuari Sugiharto membagikan pengalaman pribadinya agar terbebas dari jeratan hutang dan riba.
Alumni UGM yang memiliki 60 cabang dari usaha Kedai Digital ini pernah mengalami hidup dalam jeratan riba, bahkan jumlah hutangnya pernah mencapai angka Rp. 2,1 Miliyar. Hingga kemudian Allah memberikan teguran-teguran dan menyadarkanya.
Ada 8 langkah yang pernah dilakukan Saptuari agar terbebas dari Utang dan Riba.
1. Bertaubat
2. Berazzam, bercita-cita sampai mentok
3. Perbaikan Ibadah Total
4. Berani melepas aset : amputasi, rawat inap atau rawat jalan
5. Menaikan pendapatan
6. Tunda semua kesenangan
7. Banyak berdoa
8. Bersedekah dalam kondisi lapang dan sempit
Untuk lebih lengkapnya, dapat menonton langsung penjelasan Saptuari dalam video berikut ini.